Quba

Selain Masjid Nabawi di Madinah, orang juga mengenal Masjid Quba, lebih kurang 3,5 km sebelah tenggara dari Masjid Nabawi.

Masjid dengan arsitektur indah dan mengagumkan. Suasana tenang dengan atmosfer spiritual yang kuat.

Masjid yang pertama kali dibangun Rasulullah,saw sejak hijrah dari Mekah ke Madinah. Rasulullah,saw sendiri yang berpartisipasi dalam pembangunannya. Di mana _ground breaking_ nya beliau sendiri yang meletakkan batu pertamanya.

Selanjutnya diselesaikan sahabat-sahabat beliau antara lain, Abubakar ash-Shiddiqi,ra. Menurut informasi kesejarahan masjid ini dibangun tanggal 12 Rabiul’awal, empat belas tahun kenabian Rasulullah, saw. Atau 16 Juli tahun 622 M.

Selain memiliki makna kesejarahan yang kuat masjid ini juga memanifestasikan kuatnya perhatian Rasulullah,saw terhadap pentingnya fasilitas ibadah bagi umat Islam serta realisasi dan perwujudan firman Allah,swt dalam al-Qur’an bahwa tujuan diciptakannya jin dan manusia adalah untuk mengabdi atau beribadah pada Allah,swt (QS.adz-Dzariyat,51:56).

Masjid ini juga punya makna  penting lainnya, seperti kata orang Barat, _great spiritual_ _significance_ ,  karena dalam hadits diriwayatkan bahwa Rasulullah,saw secara teratur setiap hari Sabtu, beliau pergi dari kediamannya ke Masjid Quba terkadang sambil berjalan kaki juga naik kendaraan.

Bukan hanya itu, beliau saw juga yang bersabda, “Siapa yang bersuci dari kediamannya kemudian pergi ke Quba, salat dua rakaat di sana, diberikan pahala setara dengan umrah” (Lihat : Imam al-Mundziri dalam _At-Targhib wa at-Tarhib_ ).

Lalu, langkah apa yang sepatutnya kita lakukan kala berkunjung ke Masjid Quba. Para ulama dan fuqaha memberi panduan :

 _Pertama_ , berwudhu dengan sempurna _isbagh_ _al-wudhu_ sejak dari tempat tinggal di Madinah dan terus berusaha mempertahankan wudhu atau _dawam al-wudhu_ hingga sampai Masjid Quba.

 _Kedua_ , membaca doa ketika masuk ke masjid dengan _Allahummaftahli abwaba rahmatika_ ,  ya Allah bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu padaku.

 _Ketiga_ , salat _tahiyyatul_ _masjid_ dua raka’at sebagai bentuk penghormatan pada simbol-simbol dan syiar-syiar Islam. Selain itu sebagai wujud dari _ittiba’_ _as-sunnah_ , mengikuti sunnah Nabi Muhammad,saw.

 _Keempat_ , berdoa dan munajat pada Allah,swt serta berharap agar juga diberikan kesempatan yang sama pada keluarga, handai taulan, teman sejawat, dan jamaah lainnya berkunjung ke tempat ibadah yang penuh memori ini.

 _Kelima_ , bersyukur pada Allah,swt karena dari dua milyar penduduk muslim dunia kita termasuk yang diuntungkan Allah,swt berkesempatan mengunjungi masjid penting dan bersejarah itu.

Selamat berkunjung ke Masjid Quba, yang kini jauh berbeda tampilan dan _lay_ _out_ desain serta tata ruang plus lingkungan pertamanan yang dilengkapi dengan tampilan arsitektur modern kontemporer dengan sajian masa kini. Semoga Allah swt memuliakan dan memberkahi Anda dan kita semua.

You May Also Like