Banyak orang sukses di dunia dengan prestasi dan capaian _global_ , seperti antara lain Warren Buffet (94) di AS, Georgio Armani (91) di Italia, dan Bambang Sutantio (67) di Indonesia.
Yang terakhir ini adalah CEO Cimori Dairyland, insinyur pangan lulusan Berlin 1984 salah satu orang terkaya di Indonesia dengan bisnisnya di bidang makanan dan pariwisata edukatif. Ia berhasil membangun bisnis makanan dari mulai nol di garasi rumah hingga punya group bisnis mendunia sampai ke China dan Vietnam.
Georgia Armani baru meninggal kemarin. Ia terkenal sebagai perancang busana, raja _blazer_ , produk usahanya terkenal di manca negara banyak dijumpai di hampir setiap _mall_ di dunia dengan _brand_ Giorgio Armani.
Dari ketiga tokoh ini, kita temui ternyata mereka adalah orang-orang dengan _life style_ sederhana. Artinya, tidak berlebih- lebihan dalam hidup sehari-hari baik dalam bertutur, berpakaian, makan maupun lainnya.
Armani misalnya, ia mengatakan bahwa bekerja adalah obat terbaik untuk hidup sukses, ditopang oleh pola makan sederhana, dan olah raga harian ringan. Ia seperti halnya Buffet boleh dikategorikan _work alcoholic_ dengan etos kerja tinggi.
Sementara Sutantio punya tekad kuat untuk maju dan berkembang serta keyakinan untuk hidup sukses. Keyakinan ini didukung oleh pengetahuan serta pergaulannya dengan sejumlah _European_ karena pernah belajar di Jerman membuat ia maju dan sukses.
Ketiganya berbeda dengan tokoh yang satu ini, yaitu Rasulullah,saw yang punya kelebihan melebihi semua orang di dunia bahkan semua nabi (124.000) dan rasul (313).
Keunggulan Rasulullah,saw dibanding semua orang di dunia ini,antara lain : lingkup capaian manfaat beliau bukan hanya di dunia tetapi sampai ke akhirat. Beliau di beri delegasi wewenang oleh Allah,swt berupa _Asy-Syafi’_ Pemberi Syafa’at umat yang beriman, mengatasi nabi-nabi Adam, Ibrahim, Musa, dan Isa (HR.Bukhari dan Muslim dalam _Riyadh ash-Shalihin_ ).
Bukan cuma itu, akhlaq dan budi pekerti Rasulullah,saw adalah yang terunggul dibanding lainnya (QS.al-Qalam,68:4). Ruang lingkup da’wah beliau,saw mengungguli semua nabi dan rasul. Karena diutus untuk menjadi rahmat bagi alam semesta _wa ma arsalnaka illa rahmatan lil ‘alamin_. Jadi bersifat _global_ dan _universal_ , tidak bersifat lokal seperti nabi lainnya yang hanya untuk kalangan Bani Israil saja.
Kalau Armani mengatakan bekerja adalah obat terbaik, Rasulullah,saw justru menegaskan bahwa seluruh hidup dan mati itu didedikasikan hanya untuk Allah, _Rabb al-‘Alamin_ Itu diekspresikan dalam bacaan do’a _iftitah_ salat).
Lebih tegas lagi, Allah swt memastikan bahwa hidup ini diabdikan hanya untuk ibadah pada Allah,swt (QS.adz-Dzariyat,51:56). Ibadah punya arti luas yaitu semua aktifitas baik kerja-kerja praktis serta kerja-kerja cerdas selama diniatkan karena Allah,swt adalah _ibadah_ .
Bisa dalam bentuk _ibadah_ _badaniyah_ seperti salat, puasa, haji, umrah. Bisa juga _ibadah maliyah_ seperti zakat, sadaqah, nafkah dan lainnya. Maupun _ibadah nafsiyah_ seperti ikhlas, sabar, syukur atau sejenisnya. Jadi, konsep bekerja Rasulullah,saw jauh lebih luas dan holistik ketimbang Armani atau Buffet.
Gaya hidup Rasulullah,saw dalam hal makan misalnya nampak sederhana. Beliau,saw tak pernah mencela makanan yang dibuat dan disediakan istri nya. Bila berkenan tentu beliau habiskan, bila tidak maka beliau tinggalkan. Kesederhanaan beliau,saw nampak juga pada _habbit_ yang melekat yaitu baru makan ketika terasa lapar dan berhenti kala hendak kenyang. Gaya makan seperti ini oleh Heidi Tissenbaum, profesor biologi kanker, disebut sebagai terbaik dan _the most healthy_ sehat (Lihat : Imam Barzanji).
Kalau Armani maju, sukses, dan sehat karena punya kebiasaan olah raga ringan harian. Rasulullah,saw jauh lebih maju lagi. Beliau,saw bahkan mengajarkan istri seperti Aisyah,ra menunggang dan pacuan kuda. Mengajarkan anak-anak _ash-shibahah wa ar-rimayah_ berenang dan memanah (Lihat : Prof.Dr.Aboubakr Jabir al-Jazairy dalam _Minhaj_ _al-Muslim_ dan Imam Suyuthi dalam _Al-Jami’_ _ash-Shaghir_ ).
Pendeknya, dibandingkan semua orang sukses di dunia. Rasulullah,saw adalah contoh teladan terbaik untuk sukses dunia dan akhirat. Dilihat dari durasinya, beliau hanya dalam tempo 23 tahun mampu merubah dunia dari suasana penuh kegelapan _min azh-zhulumaat_ ke era baru yang tercerahkan.
Beliau,saw lah, contoh teladan terbaik di dunia dan akhirat dalam segala hal. Pemimpin dunia akhirat yang jujur, lurus, benar, sederhana, visioner, dan masih banyak lagi. Karenanya, akan sangat bijak bila semua kita termasuk para pemegang kuasa legislatif, eksekutif, dan yudikatif juga seluruh anak bangsa ini kembali mencontoh teladani sifat dan kepribadian Rasulullah saw seperti difirmankan dalam al-Qur’an _laqad kana lakum fi Rasulillah uswatun hasanah_ Sungguh bagi kamu sekalian dalam pribadi Rasulullah terdapat contoh dan suri tauladan yang baik. Disitulah relevansi Maulid Nabi,saw.